
Mahasiswa UKDW Kunjungi UI hingga IKPI, Dalami Praktik Perpajakan di Jakarta


Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) melakukan kunjungan akademik ke sejumlah institusi perpajakan dan pendidikan tinggi di Jakarta pada 22–25 April 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa terkait praktik, kebijakan, serta perkembangan keilmuan perpajakan di Indonesia.
Kunjungan diawali ke Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi (PPIA) Universitas Indonesia. Kaprodi PPIA UI, Luluk Widyawati, S.E., M.Bus., Ph.D., menerima rombongan yang didampingi dosen Frista, SH., SE., M.S.Ak., BKP. Luluk memaparkan peluang studi lanjut jenjang magister (S2) dan doktoral (S3). Mahasiswa juga memperoleh gambaran kurikulum, riset, serta prospek karier lulusan di bidang akuntansi dan perpajakan.
Selanjutnya, mahasiswa mengunjungi Pengadilan Pajak dan menyaksikan langsung persidangan banding pajak. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memahami proses penyelesaian sengketa pajak secara langsung di ruang sidang.
Kegiatan berlanjut ke Danny Darussalam Tax Center (DDTC). Head of DDTC Tax Knowledge and Training Center, Kurniawan Agung Wicaksono, menekankan pentingnya penguasaan isu global dalam praktik perpajakan. Mahasiswa juga meninjau fasilitas perpustakaan DDTC yang menyediakan literatur perpajakan internasional.
Sebagai penutup, rombongan mengunjungi Sekretariat Pusat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI). Ketua Departemen Keanggotaan dan Etik IKPI, Robert Hutapea, bersama Asmeldi Firman selaku perwakilan pengurus pusat, serta Direktur Eksekutif IKPI, Asih Ariyanto, menerima rombongan. Mereka memaparkan peran IKPI dalam membina profesi konsultan pajak sekaligus menjelaskan peluang karier bagi lulusan akuntansi di bidang perpajakan.
Dalam sesi tersebut, IKPI juga mengenalkan struktur organisasi, jumlah anggota, serta sebaran cabang dan pengurus daerah di seluruh Indonesia. Selain itu, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai prosedur dan tahapan menjadi anggota IKPI, mulai dari persyaratan administratif hingga proses sertifikasi profesi.
Direktur Eksekutif IKPI, Asih Ariyanto, menyampaikan bahwa profesi konsultan pajak memiliki prospek yang semakin terbuka. “Konsultan pajak tidak hanya berperan secara teknis, tetapi juga strategis dalam membantu kepatuhan perpajakan dan memberikan solusi bagi wajib pajak,” ujarnya.
Dosen pendamping, Frista, menilai kunjungan ini memberi pengalaman langsung bagi mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat praktik di lapangan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami ekosistem perpajakan secara lebih utuh serta terdorong untuk berkarier di bidang perpajakan. [FBis/Frista]



