
UKDW Masuk Top 100 WURI 2026, Tegaskan Komitmen sebagai Kampus Inovatif dan Inklusif Berdampak Sosial

Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) kembali mengukir prestasi di tingkat internasional dengan berhasil masuk dalam Top 100 World University Rankings for Innovation (WURI) 2026 pada kategori Empowerment-Based Management. Pencapaian ini semakin menegaskan posisi UKDW sebagai kampus inovatif, inklusif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.
Pengakuan internasional tersebut menjadi bukti bahwa UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan. Melalui berbagai program transformatif, UKDW terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
WURI merupakan sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia yang menilai inovasi, dampak sosial, dan kontribusi universitas dalam menjawab tantangan global. Berbeda dengan pemeringkatan konvensional yang lebih berfokus pada publikasi ilmiah atau reputasi akademik, WURI menitikberatkan pada kemampuan kampus dalam menghadirkan solusi kreatif, aplikatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat maupun industri.
Pada ajang WURI 2026, UKDW mengangkat inisiatif penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) melalui Program for Strengthening the Disability Service Unit (ULD) at Universitas Kristen Duta Wacana. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan kampus dalam menyediakan layanan yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Program tersebut berfokus pada peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam memahami layanan inklusif, penyusunan sistem dan mekanisme layanan disabilitas, serta penguatan aksesibilitas dalam proses pembelajaran maupun lingkungan kampus. Inisiatif ini juga mendukung sustainable development goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pendidikan berkualitas, pengurangan kesenjangan, dan pembangunan komunitas berkelanjutan.
Melalui program tersebut, UKDW dinilai berhasil menghadirkan tata kelola kampus yang lebih inklusif, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Pendekatan kolaboratif yang diterapkan juga memperlihatkan kuatnya sinergi antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga mitra eksternal dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara dan ramah bagi semua.
Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T., mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi di perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan melalui pembelajaran dan riset, tetapi juga melalui kebijakan dan layanan kampus yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Bagi UKDW, WURI bukan sekadar ajang pemeringkatan. WURI menjadi ukuran strategis untuk melihat sejauh mana kampus mampu menghadirkan dampak nyata melalui inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan layanan disabilitas di UKDW merupakan bagian dari komitmen universitas dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kolaborasi yang kuat menjadi salah satu kunci UKDW dalam membangun budaya kerja yang inovatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Melalui indikator WURI, UKDW juga terus didorong untuk memperkuat kontribusi sosial, meningkatkan kolaborasi internasional, mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri, serta memperluas implementasi nilai keberlanjutan dalam berbagai program kampus.
Keberhasilan UKDW masuk dalam Top 100 WURI 2026 menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi yang berorientasi pada dampak sosial dan pemberdayaan masyarakat. Prestasi ini sekaligus memperkuat komitmen UKDW dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjunjung nilai inklusivitas, kolaborasi, dan keberlanjutan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan. [mpk]



