
Mahasiswa UKDW Borong Tiga Gelar Juara dan Satu Finalis di Hackathon Web3 dan AI
Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) kembali mencatat prestasi internasional dengan meraih tiga gelar juara pertama dan satu posisi finalis dalam ajang hackathon berbasis Web3 dan kecerdasan buatan (AI). Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa UKDW dalam mengembangkan solusi teknologi yang inovatif dan relevan secara global.
Oktavianus Bima Jadiva, mahasiswa Informatika UKDW Angkatan 2021 bersama Harun Al Rasyid dari Amikom Purwokerto berhasil meraih Juara 1 dalam Chainlink CRE Hackathon dengan hadiah USD 3.000 melalui proyek Cerville Finance. Proyek ini memungkinkan pengguna memanfaatkan saham digital sebagai jaminan untuk meminjam aset dan memperoleh keuntungan secara aman melalui sistem berbasis blockchain. Selain itu, sistem ini dilengkapi verifikasi identitas dan pengelolaan risiko otomatis untuk menjaga keamanan pengguna.
Selanjutnya, Oktavianus Bima juga meraih Juara 1 dalam Synthesis Agentic AI Hackathon track Lido Finance dengan hadiah USD 2.000 melalui proyek Lidogent. Inovasi ini memungkinkan agen AI menggunakan hasil keuntungan dari investasi (yield), tanpa menyentuh dana utama pengguna, sehingga risiko kehilangan dana dapat diminimalkan.
Prestasi lain diraih oleh Yeheskiel Yunus Tame, mahasiswa Informatika UKDW Angkatan 2022 yang memenangkan Juara 1 pada kategori analisis data publik melalui proyek Tessera. Sistem ini menggunakan AI untuk menganalisis proyek di ekosistem blockchain dan menemukan pola pendanaan yang tidak merata. Bahkan, hasil analisisnya memberikan masukan penting bagi pengelola platform untuk meningkatkan sistem pendanaan mereka.
Tidak hanya itu, tim mahasiswa Informatika UKDW yang terdiri dari Alven Tendrawan, Natalie Neysa Jessica Soesanto, dan Oktavianus Bima Jadiva juga berhasil masuk Top 10 Finalist dalam Somnia Reactivity Hackathon melalui proyek SomMemo. Proyek ini menghadirkan solusi wasiat digital berbasis blockchain yang dapat secara otomatis menyalurkan aset kepada penerima jika pengguna tidak lagi aktif.
Secara keseluruhan, prestasi ini menegaskan peran UKDW dalam mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan bersaing di tingkat internasional. Selain itu, karya-karya yang dihasilkan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memberikan solusi nyata yang mudah dipahami dan bermanfaat bagi masyarakat luas. [mpk]




