
Mahasiswa UKDW Raih Medali Perunggu Taekwondo Indonesia Muda Bupati Bantul Cup
[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_row column_structure=”1_2,1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_image src=”https://www.ukdw.ac.id/wp-content/uploads/2024/08/WhatsApp-Image-2024-08-26-at-14.22.06-1-scaled.jpeg” title_text=”WhatsApp Image 2024-08-26 at 14.22.06 (1)” show_in_lightbox=”on” _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” hover_enabled=”0″ global_colors_info=”{}” sticky_enabled=”0″]
Natanael Rikoo Arisandi, salah satu anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta berhasil meraih medali perunggu dalam ajang Indonesia Muda Bupati Bantul Cup Taekwondo Open Championship Antar Pelajar dan Mahasiswa 2024 yang digelar pada tanggal 23-25 Agustus 2024 di Auditorium Bale Lantip UTDI Bantul.
Mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi ini meraih medali perunggu di posisi kedua dalam kategori Kyorugi U58-Senior Putra. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) DIY untuk mengukur kemampuan atlet taekwondo yang berasal dari UTI Pro.
Steven selaku Ketua Pelaksana UKM Taekwondo UKDW mengatakan Natanael adalah anggota UKM Taekwondo UKDW yang juga tergabung dalam UTI Pro DIY. Meskipun berbeda dengan anggota tim yang lain, Natanael dapat membuktikan bahwa dirinya juga bisa menorehkan prestasi gemilang, dimana ia dapat bersaing dalam kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional. “Akhir tahun lalu, Natanael berhasil mendapatkan medali perunggu di posisi ketiga dalam Kejurnas Airlangga Cup V,” tambahnya.
Sedangkan Natanael berpendapat jika kedua even tersebut sama baiknya, dimana pertandingan berlangsung dengan ketat dan disiplin dalam hal apapun. “Even kali ini membuktikan bahwa kita harus menghormati lawan, tidak meremehkan satu sama lain. Kompetisi ini menjadi ajang yang cukup bergengsi unjuk gigi di level nasional. Saya harap untuk even mendatang, kedisiplinan tetap terjaga dan tetap mengutamakan keamanan serta sportivitas setiap tim dan semua atlet,’’ pungkasnya.
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]



