
Pembukaan dan Pembekalan P3DM 2024: Sinergi dalam Keberagaman
[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_row column_structure=”1_2,1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_image src=”https://www.ukdw.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/P3DM.jpg” title_text=”P3DM” _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][/et_pb_image][/et_pb_column][et_pb_column type=”1_2″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_image src=”https://www.ukdw.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/P3DMM.jpg” title_text=”P3DMM” show_in_lightbox=”on” _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][/et_pb_image][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”][et_pb_text _builder_version=”4.22.2″ _module_preset=”default” global_colors_info=”{}”]
Program Pengembangan Potensi Diri Mahasiswa (P3DM) merupakan salah satu kegiatan pembinaan soft skill bagi para mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, agar mampu mengelola dan mengembangkan potensi diri dalam hal spiritualitas, kepribadian, emosi, komunikasi empatik, intelektual, dan interaksi dengan lingkungan. Kegiatan ini resmi dibuka pada hari Sabtu, 17 Februari 2024 di Auditorium Koinonia UKDW.
Pembukaan dan Pembekalan P3DM 2024 dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi (WR 3), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Promosi (WD 3), para fasilitator, para mahasiswa pendamping, para mitra kerja sama untuk aksi sosial, dan lebih dari 600 mahasiswa dari berbagai program studi.
Keseluruhan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat pemahaman mahasiswa tentang inklusi serta persiapan menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana, dan stigma sosial sebelum terjun ke lapangan untuk melakukan aksi sosial. Kehadiran lebih dari 600 mahasiswa menandai antusiasme mereka dalam memperdalam pemahaman tentang isu-isu kritis seperti disabilitas, HIV & AIDS, serta kesiapsiagaan bencana. Tidak hanya itu, kehadiran Rektor, WR 3, dan WD 3 menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung acara-acara yang berorientasi pada pengembangan sosial dan inklusi masyarakat.
Pembukaan dan pembekalan P3DM 2024 ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga kepada peserta dan menjadi bekal peserta ketika melakukan aksi sosial di beberapa tempat yang telah disiapkan oleh panitia, diantaranya Komunitas Kebaya, Komunitas Pita Merah, Pondok Pesantren, Ngebong, SLB HKI Sedayu, Forum Keluarga Disabilitas Sedayu “Pinilih”, Susteran PpYK, BPSTW Budi Luhur Kasongan, BPSTW Abiyoso Pakem, BRTPD Kapanewon Pundong, Komunitas PRB Gajah Wong, Komunitas PRB Klitren, Komunitas PRB Prawirotaman, Pusat Rehabilitasi Yakkum, Panti Asuhan Sayap Ibu, Panti Wreda Hana, Pusat Pemberdayaan Disabilitas Mitra Sejahtera, GKJ Gondokusuman, GKI Wongsodirjan.
Sesi pembekalan yang pertama disampaikan oleh Maria Tri Suhartini, S.E. dari Forum Penyandang Disabilitas Sedayu “Pinilih” yang memberikan materi mengenai pengenalan terhadap disabilitas beserta cara-cara berinteraksi yang inklusif. Sesi ini tidak hanya memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas, tetapi juga memberikan solusi ketika berinteraksi dengan penyandang disabilitas.
Sesi kedua diisi oleh Ghanis Kristia, S.Si. dan Panduarti Prissabat, S.E. dari CD Bethesda yang membahas topik terkait HIV & AIDS serta stigma dan diskriminasi yang sering dialami oleh ODHIV. Diskusi ini memperkuat kesadaran akan pentingnya penerimaan dan dukungan bagi individu yang hidup dengan HIV & AIDS, serta peran penting masyarakat dalam mengatasi stigma yang masih melekat.
Sementara itu, sesi terakhir dipandu oleh David Pattinama, S.Kom., M.Th. dari Yakkum Emergency Unit. Beliau mengajak seluruh peserta yang hadir untuk mengupas kesiapsiagaan bencana yang inklusif, yang dipimpin oleh masyarakat itu sendiri. Dalam konteks ini, peserta diberi pemahaman tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana, serta strategi untuk memastikan bahwa rencana tanggap bencana mencakup semua lapisan masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum untuk mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menjadi panggung untuk membangun kesadaran dan keterlibatan dalam isu-isu kritis yang sering diabaikan oleh masyarakat umum. Melalui diskusi dan dialog yang terbuka, peserta didorong untuk berpikir kritis, merangkul perbedaan, dan bertindak sebagai agen perubahan dalam masyarakat.
Selain itu, pembukaan dan pembekalan ini juga menandai langkah konkret dalam menggalang kerja sama antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga swadaya masyarakat dalam mengatasi tantangan sosial bersama-sama. Dengan membangun jaringan yang kuat dan kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan bahwa upaya-upaya inklusi dan kesiapsiagaan masyarakat dapat diperkuat dan diperluas lebih jauh. Pembukaan dan pembekalan P3DM 2024 telah menciptakan momentum yang kuat dalam memperkuat kesadaran masyarakat tentang isu-isu inklusi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan sosial. [Biro 3/vio]
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]



