
Pengurus LK dan OK UKDW 2026/2027 Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi & Prestasi Mahasiswa


Pengurus Lembaga Kemahasiswaan (LK) dan Organisasi Kemahasiswaan (OK) Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) periode 2026/2027 resmi dilantik pada Jumat (6/3/2026) di Auditorium Koinonia UKDW. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube UKDW Yogyakarta.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi kemahasiswaan di UKDW. Universitas berharap para pengurus mampu memperkuat kolaborasi sekaligus mendorong peningkatan prestasi mahasiswa di berbagai bidang.
Dalam sambutannya, Dr. Parmonangan Manurung, S.T., M.T., IAI. selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi dan Inovasi (WR III) UKDW menyampaikan apresiasi kepada pengurus LK dan OK periode 2025 yang telah mendampingi universitas dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan.
“Terima kasih kepada teman-teman pengurus periode sebelumnya yang telah berkontribusi bagi universitas. Tantangan ke depan tentu tidak semakin mudah, sehingga kita perlu terus beradaptasi, terutama dalam meningkatkan prestasi mahasiswa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya organisasi kemahasiswaan sebagai ruang belajar bagi mahasiswa. Melalui organisasi, mahasiswa dapat berdiskusi, bertukar pendapat, sekaligus memperoleh arahan dari dosen pendamping untuk mendukung pengembangan diri.
Selain itu, Monang menyampaikan bahwa pada tahun ini tidak terbentuk Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di tingkat universitas. Kondisi tersebut terjadi karena proses regenerasi tidak berjalan optimal akibat menurunnya minat mahasiswa untuk terlibat dalam kepengurusan.
Meski demikian, pihak universitas menilai organisasi kemahasiswaan tetap menjadi sarana penting dalam membangun keterampilan nonakademik mahasiswa. “Ketika lulus nanti, bukan hanya hard skill yang dibutuhkan, tetapi juga soft skill. Organisasi menjadi tempat belajar bekerja sama, mengatur waktu, mengelola keuangan, serta membangun kepemimpinan,” jelasnya. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menikmati proses berorganisasi tanpa mengabaikan studi.
Sementara itu, Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (BPMU) UKDW 2026, Christian Bagas Narendra Putra, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas dan komitmen.
Menurutnya, BPMU memiliki peran strategis sebagai representasi suara mahasiswa sekaligus mitra kritis dan konstruktif bagi universitas. Lembaga tersebut juga bertugas mengawal aspirasi mahasiswa serta jalannya organisasi kemahasiswaan di kampus. “BPMU akan berkomitmen menjadi lembaga yang transparan, responsif, dan berorientasi pada kepentingan bersama,” kata Bagas.
Ia menambahkan bahwa tugas tersebut tidak dapat dijalankan seorang diri. Karena itu, ia mendorong terbangunnya kerja sama, komunikasi terbuka, dan kolaborasi yang solid antara pengurus, organisasi mahasiswa, dan seluruh elemen kampus.
Selain itu, Bagas mengajak mahasiswa membangun budaya dialog serta solusi dalam setiap dinamika organisasi. “Mari kita bangun budaya dialog, bukan saling menyalahkan. Budaya solusi, bukan sekadar kritik, serta budaya integritas dalam setiap langkah,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh mahasiswa untuk aktif menyampaikan gagasan, kritik, maupun saran. Menurutnya, BPMU merupakan wadah bersama yang terbuka bagi seluruh mahasiswa UKDW.
Melalui kepengurusan baru ini, diharapkan organisasi kemahasiswaan UKDW mampu semakin berkontribusi dalam pengembangan mahasiswa sekaligus membawa dampak positif bagi kampus dan masyarakat. [mpk]



