Bersama Bioteknologi Kita Songsong Masa Depan Lebih Baik
[et_pb_section bb_built=”1″][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_image _builder_version=”3.12″ src=”https://www.ukdw.ac.id/wp-content/uploads/2018/08/1534598579110.jpg” show_in_lightbox=”on” /][/et_pb_column][/et_pb_row][et_pb_row][et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text _builder_version=”3.12″] Dalam rangka HUT Fakultas Bioteknologi ke-31 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) mempersembahkan Seminar Nasional Bioteknologi 2018 “CLIMATE CHANGE : FANTASTIC THREAT AND HOW TO SOLVE …
Hari lingkungan merupakan perayaan untuk mempromosikan kesadaran global dan tindakan untuk lingkungan, yang dirayakan setiap tanggal 5 Juni. Hari lingkungan diinisiasi sejak tahun 1974 dan sekarang sudah semakin banyak negara di dunia yang ikut memperingati hari lingkungan hidup sedunia, tak terkecuali Indonesia. Tema besar yang diangkat dalam perayaan hari lingkungan tahun 2018 adalah “Beat Plastic Pollution” sebuah gerakan untuk bertindak, bersatu melawan pencemaran plastik yang sudah sangat mengancam kelangsungan kehidupan, khususnya organisma laut.
Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana dan Konsorsium Mitra Bahari RC DIY terus mengembangkan jejaring kerjasama dalam upaya utuk pengembangan kawasan ekowisata mangrove Baros, Desa Tirtohargo, Kecamatan Kretek, Bantul.
Pada tanggal 4 Mei 2018 diselenggerakan workshop dengan tema Konservasi Mangrove untuk Kesejahteraan, menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Ketua Konsorsium Mitra Bahari RC DIY dan Bapak Drs. Guruh Prihatmo, M.Si selaku dosen Fakultas Bioteknologi UKDW serta Ketua KP2B Dusun Baros.
Fakultas Bioteknologi melalui matakuliah Teknik Biokonservasi yang diampu oleh Ibu Dra. Aniek Prasetyaningsih, M.Si dan bapak Drs. Kisworo M mengembangkan modul untuk mempelajari biodiversitas, teknik konservasi dan pengelolaan berbasis masyarakat sekaligus juga melakukan aksi konservasi.
Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Groundwater Working Group (GWWG), Global Water Partnership (GWP) Southeast Asia dan berbagai pihak menyelenggarakan workshop multistakeholder pengelola air di DIY pada hari Senin, 2 April 2018 di ruang seminar Pdt. Dr. Harun Hadiwijono.
Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) menggandeng Ground Water Working Group (GWWG), mahasiswa UGM, masyarakat, komunitas pemerhati sungai, Pemerintah DI Yogyakarta dan pihak swasta perusahaan untuk peringati Hari Air Sedunia 2018 dengan penyelamatan mata air di aliran Sungai Winongo, Yogyakarta. Aksi bertema “Sinergi Dan Kolaborasi Aksi Konservasi Untuk Keberlanjutan Sumberdaya Air” tersebut memprioritaskan 3 mata air yang hilang tertimbun sampah di Sungai Winongo yang melewati Kota Yogyakarta.
Program kunjungan belajar tahun ini bertema “Peduli dan Berkreasi untuk Mengembangkan Potensi Diri Siswa” dan diikuti oleh 46 siswa serta didampingi oleh 4 guru pendamping. Bersama Fakultas Bioteknologi siswa belajar proses produksi yogurt dengan Tri Yahya Budiarso sebagai dosen pendamping dan belajar tentang prospek pengembangan agribisnis jamur serta teknik budidayanya dengan Aniek Prasetyaningsih. Sementara bersama Fakultas Bisnis, siswa belajar tentang bursa efek.
Sebagai bentuk kepedulian, keprihatinan dan keinginan untuk berkontribusi pada pemecahan permasalahan krisis air di DIY, maka dalam perayaan hari air tahun 2018 ini Fakultas Bioteknologi UKDW menyelenggarakan kegiatan aksi bersih sungai dan konservasi sumber air di kawasan sungai Winongo dan workshop multistakeholder pengelolan air untuk mendorong tersusunnya multistakeholder platform dan kelembagaan pengelolaan sumber daya air di lingkup DIY. Aksi bersih sungai dan konservasi mata air akan diselenggarakan pada tanggal 24 Maret di sungai winongo yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Bioteknologi UKDW, Mahasiswa Fakultas Geologi UGM dan masyarakat sekitar.










