
Tandatanganani MoU dengan Pelatih UKM, UKDW Komitmen Kembangan Prestasi Mahasiswa

Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama para pelatih Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pada hari Senin, 23 Juni 2025 di Lecture Hall Rudi Budiman UKDW.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis UKDW untuk memastikan setiap UKM memiliki pembinaan yang terstruktur dan profesional. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Informasi, dan Inovasi (WR 3) UKDW bersama para pelatih UKM yang telah terpilih berdasarkan pengalaman dan kompetensi mereka di bidang masing-masing. Penandatanganan MoU ini juga disaksikan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni, dan Pengembangan Karir (biro 3) bersama dengan seluruh ketua dari masing-masing UKM. Selain itu, setiap anggota dari berbagai UKM diajak untuk melakukan penandatanganan wujud komitmen mereka sebagai bagian dari UKM yang diminati.
MoU ini mencakup kerja sama dalam pelaksanaan program latihan rutin, pendampingan dalam keikutsertaan kompetisi atau pertunjukan, serta evaluasi dan pelaporan perkembangan anggota UKM. Selain itu, pelatih juga diharapkan berperan dalam membina mental, karakter, dan etika mahasiswa selama masa pelatihan. Kerja sama ini berlaku selama satu tahun akademik dan dapat diperpanjang sesuai evaluasi. WR 3 dan Kepala Biro 3 dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan pelatih bukan hanya untuk mendampingi latihan, tetapi juga menjadi mitra pembinaan karakter, kerja tim, dan mentalitas juara bagi mahasiswa UKDW.
Adapun pelatih yang menandatangani kerja sama adalah Muhammad Afrieadi Caesario (UKM Taekwondo), Antonius Hanindro Probojati (UKM Futsal), Oleh didampingi asisten pelatih Wahyu Dian Prayoga (UKM Basket), Aditya Sindoro (UKM Badminton), dan Romadan Nur Huda (UKM Duta Voice).
Muhammad Afrieadi Caesario menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan, “Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari pembinaan mahasiswa UKDW. Semoga ke depan UKM Taekwondo semakin solid dan berprestasi, baik di dalam maupun di luar kampus”.
Senada dengan itu, Antonius Hanindro Probojati menekankan pentingnya pembentukan karakter dalam olahraga, “Futsal bukan hanya tentang teknik, tapi juga kerja tim dan karakter. Saya siap mendampingi teman-teman mahasiswa untuk tumbuh jadi pemain yang tangguh dan beretika”.
Sementara itu, pelatih UKM Basket, Oleh, menyampaikan optimismenya, “UKDW punya potensi besar di bidang olahraga. Kami akan berusaha membawa UKM Basket ke level yang lebih kompetitif dan membangun semangat sportivitas”.
Dari cabang olahraga badminton, Aditya Sindoro menyampaikan, “Saya percaya latihan yang konsisten dan disiplin akan membawa hasil. Mari kita kembangkan potensi UKM Badminton UKDW menjadi tim yang solid dan berprestasi”.
Tidak hanya dari bidang olahraga, UKM seni suara juga mendapat perhatian serius. Pelatih Duta Voice, Romadan Nur Huda, menyampaikan, “Suara adalah anugerah, dan seni vokal adalah cara kita menyampaikannya. Saya berharap Duta Voice bisa jadi wadah ekspresi, prestasi, dan persaudaraan antaranggota”.
Para ketua dari masing-masing UKM pun menyampaikan evaluasi di tahun yang lalu serta semangat dan komitmen mereka saat ini dalam sambutan yang mereka sampaikan. Mereka semua berharap dengan adanya pelatih yang kompeten dapat membantu mereka mengasah skill sesuai dengan UKM yang mereka minati. Dengan penandatanganan MoU ini, UKDW menegaskan bahwa pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang olahraga maupun seni, harus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan sebagai bagian dari misi pendidikan holistik yang diusung oleh kampus.



