
UKDW Gelar Leadership Series #3, Bahas Kepemimpinan Adaptif Hadapi Era VUCA


Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar Leadership Series #3 bertajuk “Kepemimpinan Adaptif dalam Era VUCA: Strategi Menghadapi Tantangan Ekonomi-Politik di Perguruan Tinggi”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Koinonia UKDW pada Jumat, 24 April 2026 dan menghadirkan Dr. Ir. Kartika Dianningsih Antono, M.M. sebagai narasumber.
Dr. Kartika yang menjabat sebagai Managing Director PT Multistrada Agro International merupakan praktisi senior di bidang industri dan manajemen strategis. Ia saat ini memimpin perusahaan tersebut beserta sejumlah anak dan perusahaan afiliasinya. Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia korporasi, ia memiliki rekam jejak kepemimpinan di berbagai posisi strategis yang memperkaya perspektifnya dalam membahas isu kepemimpinan di tengah dinamika global.
Rektor UKDW Dr. -Ing. Wiyatiningsih, S.T., M.T. membuka acara dengan menyoroti dampak dinamika ekonomi dan geopolitik global terhadap dunia pendidikan tinggi. Ia mengajak peserta memperkaya perspektif kepemimpinan melalui forum ini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dua unit ambulans untuk Rumah Sakit Duta Wacana. “Kami berterima kasih atas kehadiran Ibu Kartika yang membawa inspirasi bagi kami,” ujarnya.
Dalam paparannya, Dr. Kartika menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mengikuti perkembangan dunia bisnis, ekonomi, dan politik. Ia menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan. “Leadership itu bukan posisi, tetapi perilaku. Kita harus menghidupinya dalam setiap tindakan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pemimpin perlu mengambil tanggung jawab, menghadapi persoalan secara langsung, serta memahami proses kerja secara menyeluruh.
Dr. Kartika kemudian menjelaskan konsep adaptive leadership sebagai kunci menghadapi era VUCA yang penuh ketidakpastian. Ia mendorong pemimpin untuk merespons perubahan secara cepat dan tepat. “Kita harus adaptif terhadap kondisi di sekitar dan berani merespons di luar pola yang biasa,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya eksperimen yang terarah dan berbasis data. “Keputusan harus didukung data yang detail, serta kepekaan terhadap dinamika makro dan mikro,” imbuhnya.
Dalam konteks pengembangan perguruan tinggi, Dr. Kartika menyoroti persaingan yang semakin ketat, terutama dalam menarik mahasiswa baru. Ia mendorong institusi merancang strategi terobosan yang inovatif serta memperkuat manajemen berbasis kepemimpinan adaptif. Ia menegaskan bahwa setiap langkah adaptasi harus tetap selaras dengan visi dan misi institusi.
Dr. Kartika juga menekankan peran penting keberhasilan alumni dalam membangun citra kampus. “Keberhasilan alumni akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi,” ujarnya. Karena itu, perguruan tinggi perlu mendukung lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja. Selain itu, ia mengajak kampus memperkuat nilai nasionalisme mahasiswa sebagai bagian dari pembentukan karakter. Ia juga mendorong pengembangan program yang relevan dengan kebutuhan zaman serta peningkatan kerja sama strategis untuk memperluas jejaring dan daya saing.
Sebagai penutup, Dr. Kartika menegaskan bahwa pemimpin di era VUCA harus terus belajar, memahami detail, dan mampu mengevaluasi situasi. Ia juga menekankan pentingnya keberanian keluar dari zona nyaman serta membangun loyalitas tim. “Kita harus berani meninggalkan kebiasaan yang tidak produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa transisi kepemimpinan perlu dikelola dengan baik untuk menjembatani kesenjangan antargenerasi. Melalui forum ini, UKDW memperkuat komitmennya membangun kepemimpinan adaptif yang siap menghadapi tantangan masa depan. [mpk]



