
UKDW Perkuat Pendidikan Vokasi Inklusif melalui KKN di SLB Negeri Pembina Yogyakarta
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam menjawab persoalan sosial melalui program KKN Tematik Inklusif. Pada Jumat, 27 Februari 2026, UKDW menerjunkan mahasiswa ke SLB Negeri Pembina Yogyakarta sebagai mitra strategis dalam penguatan pendidikan vokasi bagi peserta didik disabilitas.
Program ini menjadi bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, KKN Tematik Inklusif UKDW telah berjalan sejak 2022 dan secara konsisten menggandeng lembaga pendidikan inklusif di Yogyakarta.
Koordinator KKN Tematik Inklusif #4, Winta Tridhatu S., Ph.D., menjelaskan bahwa UKDW awalnya banyak bekerja sama dengan siswa jenjang SD dan SMP. Namun sejak 2024, tim mulai berkolaborasi dengan SLB Negeri Pembina melalui proyek art therapy Batik Umpluk. “Kami melihat perlunya inovasi pembelajaran yang menjembatani kebutuhan siswa setelah lulus, terutama agar mereka siap bekerja,” ujarnya.
Sebanyak 51 mahasiswa UKDW terpilih mengikuti KKN ini dan berkolaborasi dengan 16 mahasiswa dari Studio Desain Inklusif UKDW. Mereka akan menghasilkan advokasi melalui artikel populer, klip dokumenter, inovasi pembelajaran, serta memperkuat interaksi sosial siswa. Menariknya, 96 persen peserta KKN telah memiliki pengalaman berinteraksi dengan penyandang disabilitas. Karena itu, UKDW optimistis kolaborasi ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Pembina Yogyakarta, Nur Khasanah, M.Pd., menegaskan pentingnya keterampilan vokasi bagi anak dengan Disabilitas Intelektual. “Kami ingin anak-anak mampu berkarya dan menghasilkan. Kami membimbing mereka agar mandiri dan mampu menghidupi diri sendiri,” jelasnya. Ia juga meminta mahasiswa aktif berkomunikasi dengan guru pendamping, mengingat tidak semua siswa dapat berbicara, membaca, menulis, atau berinteraksi secara langsung dengan mudah.
Di sisi lain, Rektor UKDW, Dr.-Ing. Wiyatiningsih menegaskan bahwa program ini memperluas kerja sama yang telah terjalin sejak tahun lalu. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak mudah menyerah dalam membangun komunikasi dengan siswa. “Tantangannya besar, tetapi kami bangga mahasiswa mau terlibat dan berusaha menghadirkan inovasi. Kami saling belajar dan berkomitmen membuka ruang inklusivitas,” tegasnya.
Melalui KKN Tematik Inklusif ini, UKDW tidak hanya menghadirkan program pendampingan, tetapi juga mendorong lahirnya solusi konkret bagi pendidikan vokasi inklusif. Dengan demikian, mahasiswa belajar berproses dan berinovasi, sementara siswa memperoleh dukungan nyata untuk menata masa depan yang lebih mandiri. [mpk]
Tag:Inklusif, kkn, kkn tematik, SLB N Pembina, ukdw




